Senin, 06 April 2015

Karya Ilmiah, Karya Semi-Ilmiah dan Karya Non Ilmiah



          Semua manusia yang menirma pendidikan formal pasti mendapatkan tugas untuk mebuat karangan atau tulisan.Tugas karangan atau tulisan biasanya ada yang bersifat ilmiah,semi ilmiah dan non ilmiah.Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang karangan ilmiah,semi ilmiah dan non ilmiah.

          Sebelum membahas apa itu karangan ilmiah,semi ilmiah dan non ilmiah kita akan membahas apa itu karangan.Karangan adalah bentuk tulisan yang di karang oleh seseorang untuk mengungkapkan pikiran,gagasan dan perasaan melalui tulisan untuk bisa dipahami pembaca dalam satu tema.Selanjutnya kita akan membahas tentang karangan ilmiah,semi ilmiah dan non ilmiah.

A.Karangan Ilmiah.

1.Pengrtian Karangan Ilmiah.

       Dari beberapa sumber yang saya baca dapat saya simpulkan bahwa karangan ilmiah adalah suatu karangan atau tulisan yang bersifat ilmu pengetahuan yang di sajikan berdasarkan fakta yang disusun dengan sistematis yang baik dan benar.

2.Ciri-ciri Karangan Ilmiah.

Karangan ilmiah mempunyai 8 ciri-ciri sebagai berikut :

·         Sistematis, maksudnya mengikuti pola pengembangan tertentu dengan kata lain ditulis secara terstruktur.

Objektif, maksudnya pembahasan harus sama atau sesuia dengan yang sedang di teliti.

·         Cermat,Tepat dan Benar, maksudnya data yang digunakan tidak mengada-ada tetapi harus benar adanya.

·         Tidak persuasif, maksudnya pembahasan tidak boleh memaksa pembaca untuk mengikuti apa yang ditulis oleh penulis.

·         Tidak argumentatif, maksudnya tidak memaksakan ide atau gagasan kepada pembaca.
·         Tidak emotis.

·         Netral tidak memihak pihak manapun.

·         Tidak melebih-lebikan, maksudnya apa adanya dengan data yang sudah ada.

3. Jenis - jenis karangan ilmiah.
·         Makalah, karangan ilmiah yang bersifat empiris-objektif.

·         Kertas kerja, karangan ilmiah yang analisisnya lebih mendalam dari makalah.

·         Skripsi, karangan ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat oranglain.

·         Tesis, karangan ilmiah yang mengemukakan pendapat baru.

·         Disertasi, karagan ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan data dan fakta yang valid dengan analisis yang terinci.

·         Jurnal penelitian, hasil laporan penelitian yang telah dilakukan oleh Peneliti lain. Biasanya laporan ini dimasukkan dalam terbitan kumpulan jurnal bersama-sama dengan laporan Peneliti lain.

B.Karangan Semi-Ilmiah.

1.Pengrtian Karangan Semi-Ilmiah.

          Karangan semi-ilmiah adalah karangan yang mengandung fakta dan fiksi di gabung menjadi satu.Penulisannya sendiri semi formal yang artinya mengikuti aturan yang ada tetapi tidak seormal karangan ilmiah.Data yang digunakan tidak sepenuhnya fakta tetapi bisa mengandung imajinasi dari penulisnya.Jenis karangan semi ilmiah masih banyak digunakan masyrakat contohnya opini, editorial, resensi, anekdot, dan hikayat.

2.Ciri-ciri Karangan Semi-Ilmiah.

·         Emotif,  perasaan yang terkadang bisa mengarah ke fakta atau bisa mengarah ke fiksi.

·         Persuasif, penilaian fakta tanpa bukti yang akurat.Nisa juga membujuk atau memaksa cara berfikir pembaca untuk sama dengan penulis.

·         Deskriptif, mengarah ke arah fiksi dan subjektif.

·         Kritik tanpa adanya bukti.

·         Di tulis berdasarkan fakta sendiri.

·         Fakta bersifat subjektif.

·         Gaya bahasa formal bisa juga semi formal dan populer.

·         Mementingkan diri penulis.

3.Contoh karangan Semi-Ilmiah.

·         Opini adalah pendapat atau ide yang disampaikan kepada orang lain yang sifatnya masih belum pasti.

·         Editorial adalah karangan pokok dalam surat kabar.

·         Atikel adalah karangan yang bersifat fakta yang lengkap dibuat untuk di publikasikan untuk tujuan memberi informasi.

·         Anekdot cerita singkat yang bersifat menghibur dan lucu serta menarik yang menggambarkan kejadian tertenu.

·         Hikayat adalah salah satu bentuk sastra prosa biasanya berisi cerita rakyat.

C.Karangan Non-Ilmiah.

1.Pengrtian Karangan Non-Ilmiah.

       Karangan non-ilmiah adalaha karangan yang berisi tentang pikiran pribadi atau pengalaman diri sendiri.Karangan non-ilmiah bersifat subjektif dan tidak didukung oleh fakta yang ada.Biasanya menggunakan bahasa sehari-hari tetapi bisa juga dengan bahasa semi formal.

2.Ciri-ciri Karangan Non-Ilmiah.

·         Di tulis berdasarkan fakta pribadi.

·         Fakta yang disampaikan bersifat subjektif.

·         Gaya bahasa yang digunakan konotatif.

·         Tidak mengandung hipotesis.

·         Penyajiannya dengan sejarah.

·         Bersifat fiksi atau imajinatif.

·         Di lebih-lebihkan.

·         Bersifat presuasif.

3.Contoh Karangan Non-Ilmiah.

·         Dongeng adalah bentuk sastra lama yang menceritak suatu kejadian yang bersifat fiksi atau imajinatif yang dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi.

·         Cerpen atau cerita pendek adalah suatu prosa naratif fiksi yang ceritanya cenderung padat dan langsung tertuju pada inti ceritanya.

·         Novel adalah sebuah karya fiksi prosa yang ditulis secara naratif dan berbentuk cerita yang sangat kompleks.

·         Roman adalah sebuah karangan yang berbentuk prosa yang isinya menggambarkan watak si pelaku.





Sumber :
 
 http://www.pengertianahli.com/2013/12/pengertian-karangan-dan-jenis-karangan.html#_

http://id.wikipedia.org/wiki/Karangan

http://www.academia.edu/8780962/Makalah_Karangan_Ilmiah_non_ilmiah_dan_ilmiah_populer

http://bungamahasiswa.blogspot.com/2012/11/pengertian-karangan-ilmiah.html

http://muhamadfebriyadi.blogspot.com/2013/10/pengertian-karangan-ilmiah-semi-ilmiah.html

http://pratamaherdian.blogspot.com/2013/04/pengertian-ciri-dan-bentuk-karangan.html

Senin, 23 Maret 2015

Penalaran Deduktif

          Dipostingan sebelumnya saya telah membahas tentang penalaran induktif, maka kali ini saya akan membahas penlaran deduktif.Tapi sebelumnya saya akan menjelaskan kembali pengertian penalaran.Pemalaran adalah proses berfikir manusia menggunakan logika dimana logika manusia tersebut memproses data, informasi,bukti,fakta dll yang menghasilkan beberapa konsep,pengertian dan kesimpulan.Sekarang kita akan membahas apa itu penalaran deduktif.

          Penalaran deduktif adalah proses penalaran yang menarik kesimpulan dari peristiwa atau kejadian yang bersifat umum ke peristiwa atau kejaidan yang bersifat lebih khusus.Yakni dimuali dari hal-hal umum dan menjurus ke hal-hal yang khusus.Berikut contoh penalaran deduktif :

P1 : Bebek adalah unggas.
P2 : Semua unggas bertelur.
Kesimpulan : Bebek bertelur.

Seelah mengerti apa itu penalaran deduktif dan contoh dari penlaran deduktif selanjutnya kita akan membahas macam - macam penalaran deduktif beserta contohnya.

1.Silogisme.

        Silogisme  adalah suatu proses penarikan kesimpulan secara deduktif.Yang artinya mengambil kesimpulan dari hal yang umum ke hal yang lebih khusus yang terdiri dari 2 premis dan 1 kesimpulan.Contohnya :

P1 : Semua Iklan di tampilkan di TV.
P2 : Iklan Indomie adalah sebuah iklan.
Kesimpulan : Iklan Indomie ditampilkan di TV.

2.Entimen.

        Entimen adalah silogisme yang di perpendek, maksudnya silogisme tanpa menyebutkan premis - premis umum.Entimen bisa disebut juga proses penalara deduktif secara langsung.Contohnya :

P1 : Semua pemimpin yang tidak jujur mau melakuakn korupsi.
P2 : Pak Eko seorang pemimpin yang tidak jujur.
Kesimpulan : Pak Eko mau melakukan korupsi.

         
Sumber :

http://www.academia.edu/6660140/Penalaran
http://www.slideshare.net/novhysiiechemoetz/penalaran-deduktif-41312975

Penalaran Induktif.


          Sebelumnya kita telah membahas di postingan yang sebelumnya, yaitu tentang penalaran yang mempunyai arti proses berfikir manusia menggunakan logika dimana logika manusia tersebut memproses data, informasi,bukti,fakta dll yang menghasilkan beberapa konsep,pengertian dan kesimpulan.Dari definisi tersebut penalaran dibagi menjadi 2 yaitu penalaran induktif dan penalaran dedukktif.Kali ini saya akan membahas tetntang penalaran induktif.

          Penalaran induktif adalah penalaran yang bersifat genearl(umum) dan induksi, yaitu penalaran atas dasar dari hal-hal yang bersifat khusus, kemudian disimpulkan dan dirumuskan menjadi yang bersifat umum.Contohnya sebagai berikut :

Kucing hidup didarat bernapas menggunakan alat pernapasan paru-paru.Monyet hidup  didarat bernapas menggunakan alat pernapasan paru-paru.Anjing hidup didarat bernapas menggunakan alat pernapasan paru-paru.Kesimpulan semua makhluk hidup yang hidup didarat bernapas menggunakan paru-paru.

Selanjutnya kita akan membahas macam-macam penalaran induksi.Penalaran induksi ada 2 macam, yaitu Generalisasi dan Analogi.

1.Generalisasi

          Generalisasi berasal dari kata dasar general yang berarti umum.Dari pengertian tersebut generalisasi atau bisa di sebut perampatan adalah proses penalaran yang bertumpu atau berasal dari sejumlah peristiwa atau kejadian yang sejenis untuk mencari dan mendapatkan kesimpulan yang bersifat umum.Contohnya :

Gagak adalah unggas dan dia bisa terbang.
Elang adalah unggas dan dia bia terbang.
Generalisasinya : Semua unggas bisa terbang.

Pernyataan "semua unggas bisa terbang" hanya memiliki kebenaran probabilitas karena belum pernah diselidiki kebenarannya.

Contoh kesalahannya: Burung onta unggas dan tidak dapat terbang.
Macam-macam generalisasi :

a. Generalisasi sempurna.

          Generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan diselidiki.Contohnya : sensus penduduk.

b. Generalisasi tidak sempurna.

          Generalisasi dimana kesimpulan diambil dari sebagian fenomenayang diselidiki diterapkan juga untuk semua fenomena yang belum diselidiki.Contohnya : Hampir seluruh pria dewasa di Indonesia teratrik dengan wanita berpenampilan menarik.

2.Analogi.

          Analogi adalah proses penalaran yang membandingkan beberapa kejadian/peristiwa yang sama karakteristiknya untuk menarik kesimpulan,meramalkan sesuatu dan menyusun klasifikasi.Contohnya :

Jika ingin menjadi penyayi kita harus sering latihan dengan rajin dan ulet.Begitu pula jika ingin menjadi komposer musik kita membutuhkan pembelajaran yang rajin dan ulet.Oleh karena itu untuk menjadi penyanyi maupun komposer musik diperlukan latihan dan pembelajaran.

3.Hubungan kausal.

          Hubungan kausal adalah proses penalaran yang didapat dari kejadian atau peristiwa yang memiliki hubungan sebab akibat karena tidak satu pun kejadian didunia ini yang tidak mempunyai sebab dan akibat.Berikut contoh macam-macam hubungan kasual :

a.Sebab - akibat : Membuang sampah sembarangan mengakibatkan banjir.
b.Akibat - sebab : Fajar tidak lulus dikarenakan dia malas belajar.
c.Akibat - akibat : Ani melihat kebakaran, sehingga ani beranggapan adanya korban.



Sumber :

http://bdkbandung.kemenag.go.id/jurnal/132-penalaran-dalam-pembelajaran-matematika-mi
http://www.wattpad.com/662085-bab-2-penerapan-penalaran-berbahasa
http://www.academia.edu/6660140/Penalaran
http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran
http://apikgoregrind.blogspot.com/2014/03/pengertian-penalaran-induktif.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Generalisasi
 

Senin, 16 Maret 2015

PENALARAN.



A.DEFINISI PENALARAN.

          Dalam kehidupan sehari-hari kita biasanya berakivitas dan menemukan bebrapa hal baru yang belum kita ketahui.Hal baru yang kita temui bisa berupa informasi ,masalah dll.Sebagai contoh bila ada teman kita membicarakan hal baru kepada kita secara tidak langsung kita berusaha berfikir dan  memahami apa yangg teman kita bicarakan,tentu saja kita memahaminya dengan logika dari otak dan otak kita memproses informasi tersebut lalu menyimpulkannya.Proses tersebut dinamakan penalaran.

          Setelah saya mencari dan membaca dari beberapa sumber referensi definisi tentang penalaran maka,saya simpulkan bahwa Penalaran adalah proses berfikir manusia menggunakan logika dimana logika manusia tersebut memproses data, informasi,bukti,fakta dll yang menghasilkan beberapa konsep,pengertian dan kesimpulan.Logika yang dipakai sangat sederhana untuk sebuah penalaran.

B.CONTOH PENALARAN.

          Setelah membahas definisi dan pengertian penalaran dalam kehidupan sehari-hari sekarang saya akan memberikan salah satu contoh penalaran deduktif yaitu silogisme dengan rumus sebagai berikut :

- Contoh kalimat Silogisme 1.
P1 : Andi mahasiswa jurusan Sistem Informasi.
P2 : Semua mahasiswa jurusan Sistem Informasi mahir membuat softwere.
K : Andi mahir membuat softwere.

-Contoh kalimat Silogisme 2.
P1 : Rendy seorang gitaris.
P2 : Semua gitaris jago bermain gitar.
K : Rendy jago bermain gitar.




-Contoh kalimat Silogisme 3.
P1 : Sapi makan rumput.
P2 : Rumput adalah tanaman.
K : Sapi makan tanaman.


Keterangan :
P1 : Premis 1.
P2 : Premis 2.
K : Kesimpulan.
          Kesimpulan dari pembahasan di atas adalah penalaran secara sengaja/tidak sengaja kita pakai sebagai manusia untuk mengambil keputusan.Dan kita sebagai manusia tidak bisa terlepas dari penalaran karena bila kita sebagai manusia kehilangan kemampuan penalaran maka kita bukan manusia seutuhnya.




Sumber Materi :  
elearning.gunadarma.ac.id/...ilmu/bab6-penalaran
http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran
http://tommysyatriadi.blogspot.com/2013/04/contoh-silogisme.html

Sumber Gambar :  
wiwinoot.blogspot.com