I.Pengertian Organisasi
Organisasi adalah suatu kelompok orang
dalam suatu wadah untuk tujuan bersama.
Dalam ilmu-ilmu sosial,organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai
bidang ilmu, terutama sosioogi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan
manajamen.Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh
beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama
dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap
masyarakat.
II.Pengalaman Pribadi dalam Organisasi
Pengalaman pribadi saya dalam organisasi saya adalah ketika saya bergabung dalam organisasi rohis.Saya bergabung dalam organisasi rohis sejak saya SMP hingga SMA tetapi pada saat SMA saya tidak rutin mengikuti kegiatan rohis dikarenakan banyak kegiatan yang lainnya seperti bimbel untuk mempersiapkan mengikuti UN(Ujian Nasional).
Pada awal saya bergabung dengan rohis saya sedikit canggung dan was-was dikarenakan dalam pikiran saya orang-orang yang mengikuti rohisis adalah orang yang kolot tetapi saya salah dan ternyata anggota-anggotanya asik.Di rohis ini saya belajar berorganisasi dan cara untuk bermusyawarah.Didalam organisasi seringkali ada perbedaan pendapat pada saat rapat.Biasanya ketua organisasi melakukan musyawarah dan mengambil keputusan melalui pengambilan suara terbanyak.Selain membahas tentang organisasi di rohis ini banyak berbagai macam kegiatan.Salah satu kegiatan yang saya sukai adalah pada saat kakak-kakak mentor menceritakan tentang kisah-kisah nabi.Dengan adanya kegiatan seperti itu kita bisa mengambil hikmah dari perajalanan para nabi yang sangat menginspirasi kita.
Lalu pada saat bulan ramadhan ada kegiatan sanlat(pesantren kilat) dan Mabit(malam bintang).Biasanya pada acara Mabit ada acara jerit malam,yaitu uji nyali para anggota rohis.Kegiatan ini dilakukan di sekitar wilayah sekolah.Sekian pengalaman saya didalam oraginasasi bila menyinggung pihak-pihak terkait saya mohon maaf.Terima kasih.
III.Kesimpulan
Organisasi sangat diperlukan dikarenakan didalam organisasi kita bisa mengerti bagaimana cara bersikap didalam masyarakat umum.Apapun organisasinya akan sangat berguna apabila kita sendiri menjalaninya dengan ikhlas dan perasaan yang lepas.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi
Rabu, 23 Oktober 2013
Minggu, 07 Juli 2013
MANUSIA DAN KEADILAN
I.Pengertian Manusia
Manusia adalah makhluk hidup yang diciptakan tuhan untuk menjadi pemimpin di bumi ini.Manusia juga diberi akal sehat,pikiran dan hawa nafsu.Penggolongan manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis kelaminnya.Secara alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru lahir entah laki-laki atau perempuan.Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa sebagai pria.Anak muda perempuan dikenal sebagai putri dan perempuan dewasa sebagai wanita.Penggolongan lainnya adalah berdasarkan usia, mulai dari janin, bayi, balita, anak-anak, remaja,akil balik,pemuda/i, dewasa, dan orang tua.
II.Pengertian Keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang.Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan.Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya.
III.Manusia dan Keadilan
Meskipun manusia derajatnya lebih tinggi dari mkahluk ciptaan tuhan yang lain,manusia tetap saja tidak ada yang sempurna.Bila dikatakan manusia harus bersikap adil kita sebagai manusia juga tidak 100% bisa bersikap adil.Oleh karna itu manusia mungkin bisa mendakati kata adil dalam artian bisa bersikap dan berada di tempat yang semestinya.Misalnya tidak mengambil hak orang msikin sesperti para koruptor yang mengambil uang negara yamg seharusnya untuk negara dan rakyat.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia
http://id.wikipedia.org/wiki/Keadilan
Manusia adalah makhluk hidup yang diciptakan tuhan untuk menjadi pemimpin di bumi ini.Manusia juga diberi akal sehat,pikiran dan hawa nafsu.Penggolongan manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis kelaminnya.Secara alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru lahir entah laki-laki atau perempuan.Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa sebagai pria.Anak muda perempuan dikenal sebagai putri dan perempuan dewasa sebagai wanita.Penggolongan lainnya adalah berdasarkan usia, mulai dari janin, bayi, balita, anak-anak, remaja,akil balik,pemuda/i, dewasa, dan orang tua.
II.Pengertian Keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang.Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan.Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya.
III.Manusia dan Keadilan
Meskipun manusia derajatnya lebih tinggi dari mkahluk ciptaan tuhan yang lain,manusia tetap saja tidak ada yang sempurna.Bila dikatakan manusia harus bersikap adil kita sebagai manusia juga tidak 100% bisa bersikap adil.Oleh karna itu manusia mungkin bisa mendakati kata adil dalam artian bisa bersikap dan berada di tempat yang semestinya.Misalnya tidak mengambil hak orang msikin sesperti para koruptor yang mengambil uang negara yamg seharusnya untuk negara dan rakyat.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia
http://id.wikipedia.org/wiki/Keadilan
MANUSIA DAN CINTA KASIH
I.Pengertian Manusia
Dalam antropologi kebudayaan, manusia juga bisa dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya,organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.Manusia juga dilahirkan didunia ini dalam ragam dan kebudayaan yang berbeda.Sehingga tidak ada manusia yang 100% mirip baik secara fisik atau pun rohaninya.
II. Pengertian Cinta Kasih
Cinta kasih adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
III.Manusia dan Cinta Kasih
Didunia ini manusia mempunyai rasa saling mencitai dan mengasihi pada sesamanya.Cinta kasih itu penting bagi manusia.Jika seorang individu/manusia kehilangan rasa cinta kasih hidup mereka akan menjadi tidak harmonis.Oleh karena itu kita sebagai sesama manusia haru saling menjaga cinta kasih agar hidup menjadi damai dan harmonis.Misalnya jika seorang manusia mempunya rasa cinta kasih kepada pasangannya mereka akan hidup dalam satu tujuan yang sama dan membuat pasangannya merasa nyaman.Tetapi,jika kita tidak mempunyai rasa cinta kasih terhadap pasangan kita hubungan kita tidak akan harmonis dan bahagia.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia
http://id.wikipedia.org/wiki/Cinta
Dalam antropologi kebudayaan, manusia juga bisa dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya,organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.Manusia juga dilahirkan didunia ini dalam ragam dan kebudayaan yang berbeda.Sehingga tidak ada manusia yang 100% mirip baik secara fisik atau pun rohaninya.
II. Pengertian Cinta Kasih
Cinta kasih adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
III.Manusia dan Cinta Kasih
Didunia ini manusia mempunyai rasa saling mencitai dan mengasihi pada sesamanya.Cinta kasih itu penting bagi manusia.Jika seorang individu/manusia kehilangan rasa cinta kasih hidup mereka akan menjadi tidak harmonis.Oleh karena itu kita sebagai sesama manusia haru saling menjaga cinta kasih agar hidup menjadi damai dan harmonis.Misalnya jika seorang manusia mempunya rasa cinta kasih kepada pasangannya mereka akan hidup dalam satu tujuan yang sama dan membuat pasangannya merasa nyaman.Tetapi,jika kita tidak mempunyai rasa cinta kasih terhadap pasangan kita hubungan kita tidak akan harmonis dan bahagia.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia
http://id.wikipedia.org/wiki/Cinta
MANUSIA DAN PENDERITAAN
I.Pengertian Manusia
Dari segi biologis manusia dapat diklasifikasikan sebagai Homo Sapiens,yaitu spesies primata dari golongan primata yang dilengkapi otak sehingga mempunyai akal pikiran dan berkemampuan tinggi.Dalam hal kerohanian,mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain.
II.Pengertian Penderitaan
Dalam arti luas penderitaan dapat diartikan sebagai pengalaman afektif kesusahan dan keperitan seseorang individu.Penderitaan atau kesusahan juga bisa diartikan sebagai ujian dari Tuhan yang maha esa dimana tuhan melihata bagaimana kita menghadapi penderitaan atau kesusahan tersebut.Jika kita bisa melaluinya dengan baik tuhan akan menaikan derajat kita sebagai manusia.
III.Manusia dan Penderitaan
Kita sebagai manusia tidak akan pernah luput dari penderitaan karena hidup kita sebagai manusai tidak selalu seindah layaknya hidup di dalam dongeng atau film.Penderitaan mungkin selalu menghampiri kita dan kita tidak bisa pungkiri itu.Mungkin diantara kita banyak yang menghadapi penderitaan ini dengan kessl dan sesal tetapi,jika kita bisa tabah dan melewatinya dengan baik kita bisa mengambil makna dari penderitaan kita tersebut menjadi pembelajaran di hidup kita yang tidak abadi ini dan menjadi manusia yang lebih baik lagi di hari - hari berikutnya.
Sumber : https://ms.wikipedia.org/wiki/Penderitaan
http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia
Dari segi biologis manusia dapat diklasifikasikan sebagai Homo Sapiens,yaitu spesies primata dari golongan primata yang dilengkapi otak sehingga mempunyai akal pikiran dan berkemampuan tinggi.Dalam hal kerohanian,mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain.
II.Pengertian Penderitaan
Dalam arti luas penderitaan dapat diartikan sebagai pengalaman afektif kesusahan dan keperitan seseorang individu.Penderitaan atau kesusahan juga bisa diartikan sebagai ujian dari Tuhan yang maha esa dimana tuhan melihata bagaimana kita menghadapi penderitaan atau kesusahan tersebut.Jika kita bisa melaluinya dengan baik tuhan akan menaikan derajat kita sebagai manusia.
III.Manusia dan Penderitaan
Kita sebagai manusia tidak akan pernah luput dari penderitaan karena hidup kita sebagai manusai tidak selalu seindah layaknya hidup di dalam dongeng atau film.Penderitaan mungkin selalu menghampiri kita dan kita tidak bisa pungkiri itu.Mungkin diantara kita banyak yang menghadapi penderitaan ini dengan kessl dan sesal tetapi,jika kita bisa tabah dan melewatinya dengan baik kita bisa mengambil makna dari penderitaan kita tersebut menjadi pembelajaran di hidup kita yang tidak abadi ini dan menjadi manusia yang lebih baik lagi di hari - hari berikutnya.
Sumber : https://ms.wikipedia.org/wiki/Penderitaan
http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia
Minggu, 07 April 2013
RESUME IBD
I.Pengertian
Budaya
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah,
yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan
sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.Budaya dalam bahasa
inggris disebut culture.Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
II.Latar Belakang IBD
Latar
belakang diberikannya IBD adalah banyaknya kritik yang ditujukan pada sistem
pendidikan kita oleh sejumlah para cendikiawan, terutama sarjana pendidikan,
sosial dan kebudayaan. Mereka menganggap sistem pendidikan kita berbau
colonial, dan masih merupakan warisan sistem pendidikan Pemerintah Belanda,
yaitu kelanjutan ari politik balas budi yang dianjurkan oleh Conrad Theodhore
van Deventer. Sistem ini bertujuan menghasilkan tenaga-tenaga terampil untuk
menjadi “tukang-tukang” yang mengisi birokrasi mereka di bidang administrasi,
perdagangan, teknik dan keahlian lain, dengan tujuan ekspoitasi kekayaan
Negara.
Ternyata
sekarang masih dirasakan banyaknya tenaga ahli yang berpengetahuan keahlian
khusus dan mendalam, sehingga wawasannya sempit. Padahal sumbangan pemikiran
dan adanya komunikasi ilmiah antara disiplin ilmu diperlukan dalam memecahkan
berbagai masalah sosial masyarakat yang demikian kompleks.
III.Pengertian
IBD
Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang
diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang
konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan
kebudayaan.
Istilah llmu Budaya Dasar
dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang
berasal dari istilah bahasa Inggris “The Humanities”. Adapun istilah Humanities
itu sendiri berasal dan bahasa latin humanus yang bisa diartikan manusia,
berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the htimanities diandaikan seseorang
akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan
demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai yaitu
nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar supaya
manusia bisa menjadi humanus, mereka hams mempelajari ilmu yaitu the humanities
disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu
sendiri.Berikut adalah pengertian Ilmu Budaya Dasar menurut beberapa ahli :
1.
E. B. Tylor, budaya adalah suatu keseluruhan kompleks yang meliputi
pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, keilmuan, hukum, adat istiadat dan
kemampuan yang lain. Serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota
masyarakat .
2. R. Linton dalam bukunya yang berjudul The Cultural background of personality menyatakan bahwa kebudayaan adalah konfigurasi dari sebuah tingkah laku dan hasil laku, yang unsur-unsur pembentuknya didukung serta diteruskan oleh anggota masyarakat tertentu .
3. Koentjaraningrat, mengartikan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, milik diri manusia dengan belajar.
4. Selo Soemarjan dan Soelaeman Soemardi, mengatakan bahwa kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
5. Herkovits, kebudayaan adalah bagian dari lingkungan hidup yang diciptakan oleh manusia.
6. Bronislaw Malinowski, Adalah keseluruhan kehidupan manusia yang integral yang terdiri dari berbagai peralatan dan barang-barang konsumen, berbagai peraturan untuk kehidupan masyarakat, ide-ide dan hasil karya manusia, keyakinan dan kebiasaan manusia.
7. C. Klukhuahn dan W. H. Kelly, mencoba merumuskan definisi kebudayaan sebagai hasil tanya jawab dengan para ahli antropologi, sejarah, hukum, psikologi yang implisit, eksplisit, rasional, irasional terdapat pada setiap waktu sebagai pedoman yang potensial bagi tingkah laku manusia.
8. Dawson dalam buku Age Of The Gods mengatakan bahwa kebudayaan adalah cara hidup bersama (Culture is common way of life)
9. J. P. H. Dryvendak mengatakan bahwa kebudayaan adalah kumpulan dari cetusan jiwa manusia sebagai yang beraneka ragam berlaku dalam suatu masyarakat tertentu.
10. Takdir Alisyahbana, mengatakan kebudayaan adalah manifestasi dari cara berfikir.
2. R. Linton dalam bukunya yang berjudul The Cultural background of personality menyatakan bahwa kebudayaan adalah konfigurasi dari sebuah tingkah laku dan hasil laku, yang unsur-unsur pembentuknya didukung serta diteruskan oleh anggota masyarakat tertentu .
3. Koentjaraningrat, mengartikan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, milik diri manusia dengan belajar.
4. Selo Soemarjan dan Soelaeman Soemardi, mengatakan bahwa kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
5. Herkovits, kebudayaan adalah bagian dari lingkungan hidup yang diciptakan oleh manusia.
6. Bronislaw Malinowski, Adalah keseluruhan kehidupan manusia yang integral yang terdiri dari berbagai peralatan dan barang-barang konsumen, berbagai peraturan untuk kehidupan masyarakat, ide-ide dan hasil karya manusia, keyakinan dan kebiasaan manusia.
7. C. Klukhuahn dan W. H. Kelly, mencoba merumuskan definisi kebudayaan sebagai hasil tanya jawab dengan para ahli antropologi, sejarah, hukum, psikologi yang implisit, eksplisit, rasional, irasional terdapat pada setiap waktu sebagai pedoman yang potensial bagi tingkah laku manusia.
8. Dawson dalam buku Age Of The Gods mengatakan bahwa kebudayaan adalah cara hidup bersama (Culture is common way of life)
9. J. P. H. Dryvendak mengatakan bahwa kebudayaan adalah kumpulan dari cetusan jiwa manusia sebagai yang beraneka ragam berlaku dalam suatu masyarakat tertentu.
10. Takdir Alisyahbana, mengatakan kebudayaan adalah manifestasi dari cara berfikir.
IV.Tujuan IBD
Penyajian
mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan
demikian mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah
satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities)
akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan
kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan
kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan
alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri. Untuk bisa menjangkau
tujuan tersebut IBD diharapkan dapat :
- Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka
- Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemansiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
- Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bagnsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat
- menguasahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.
Sumber :
http://daigaku-no-monogatari.blogspot.com/2012/03/ilmu-budaya-dasar-sebagai-salah-satu.htm
http://renza-greendayerz.blogspot.com/2011/03/resume-ibd-pertemuan-pertama.html
Sabtu, 24 November 2012
1.Fungsi keluarga
-Pendidikan
-Perlindungan
-Ekenomi
-Religius
-Rekreatif
Berikut adalah fungsi dari Aspek diatas :
-Fungsi Pendidikan
Dalam
hal pendidikan sosok orang tua dirumah sangat dibutuhkan untuk mendidik anak
didalam rumah.Dan tugas orang tua adalah menyekolahkan anak-anaknya setinggi
mungkin untuk menciptakan pribadi yang berguna bagi nusa dan bangsa.
-Fungsi Perlindungan
Semua
anggota keluarga harus saling melindungi satu sama lain.Supaya tercipta suasana
yang aman dan tentram dalam keluarga.Karena tempat berlindung yang paling aman
adalah keluarga.
-Fungsi Ekonomi
Hal
ini adalah tugas kepala keluarga yaitu ayah mencari nafkah untuk menghidupi
anak dan istrinya.Tetapi dizaman sekarang banyak seorang istri juga bekerja
untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
-Fungsi Religius
Para
orang tua dianjurkan untuk mengajarkan kepada anak-anaknya sejak dini ilmu
agama untuk bekal anak-anaknya kelak dimasa depan.Karena ilmu agama berguna
untuk membuat manusia menjadi pribadi yang baik.
-Fungsi Rekreatif
Dalam
sebuah keluarga,diperlukan adanya waktu bersama untuk bersenang-senang dan
mengungkapkan isi hati masing-masing anggota keluarga.Karena,keluarga adalah tempat
yang tepat untuk mencurahkan keluh kesah dalam hidup.
sumber :
http://crazymoodylifestyle.blogspot.com/2011/11/fungsi-keluarga_08.html
2.Hubungan Individu,Keluarga dan Masyarakat
Individu
merupakan bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah
lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Umpama keluarga sebagai kelompok sosial
yang terkecil terdiri dari ayah, ibu dan anak. Ayah merupakan individu yang
sudah tidak dapat dibagi lagi, demikian pula Ibu. Anak masih dapat dibagi sebab
dalam suatu keluarga jumlah anak dapat lebih dari satu.
Kasih
sayang dan perhatian anak cenderung diabaikan oleh orang tuanya. Oleh sebab
itulah, ia akan mencari bentuk-bentuk pelampiasan dan pelarian yang kadang
mengarah pada hal-hal yang menyimpang. Seperti masuk dalam anggota genk,
mengonsumsi minuman keras dan narkoba, dan lain-lain.Dia merasa jika masuk
menjadi anggota genk,dia akan diakui, dilindungi oleh kelompoknya.Di mana hal
yang demikian tersebut tidak ia dapatkan dari keluarganya.Oleh karena itu,sangatlah
dibutuhkan suatu keluarga yang harmonis oleh suatu individu dalam
perkembangannya.
Selain
keluarga,perilaku masyarakat disekitarnya pun turut berperan dalam menentukan pola
perkembangan suatu individu.Masyarakat sendiri berarti suatu istilah yang
digunakan untuk menerangkan komuniti manusia yang tinggal bersama-sama.Boleh
juga dikatakan masyarakat itu merupakan jaringan perhubungan antara berbagai individu.Dari
segi pelaksanaan,dia bermaksud sesuatu yang dibuat atau tidak dibuat oleh kumpulan orang itu. Masyarakat merupakan
subjek utama dalam pengkajian sains sosial.
Sumber : http://ervannur.wordpress.com/2010/10/16/hubungan-individu-keluarga-dan-masyarakat/
3.Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda
-Pendahuluan
-Arah Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda
1. Berorientasi pada Tuhan YME, nilai-nilai
kerohanian dan falsafah hidup pancasila.
2. Mengembangkan bakat-bakat jasmaniah dan rohaniah.
3. Orientasi keluar terhadap lingkungan dan masa depannya.
3. Orientasi keluar terhadap lingkungan dan masa depannya.
-Tujuan Pembinaan dan pengembangan
Generasi Muda
1. Memantapkan
persatuan dan kesatuan bangsa.
2. Melahirkan kader-kader pembangunan nasional dengan angkatan kerja berbudi luhur.
3. Mewujudkan warga negara Indonesia yang memiliki kreatifitas.
Sumber : http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=pembinaan%20dan%20pengembangan%20generasi%20muda&source=web&cd=9&cad=rja&ved=0CEoQFjAI&url=http%3A%2F%2Fmawar.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F20674%2FBAB%2BIV%2BPEMUDA%2BDAN%2BSOSIALISASI.doc&ei=8byXUOTqIcTtrQeY6YGIDw&usg=AFQjCNGQVXbWLtq1Hr1a5kCOMdbsCIkTPA
Langganan:
Postingan (Atom)